First: Become an OFFICER, And Then: Become a MANAGER, But the Last: Become ... an ADMINISTRATOR
No One Live Forever

Kamis, Agustus 27, 2009

Daftar Kebutuhan Jurusan/Program Studi Penerimaan Calon Pa PK TA. 2009

Berikut adalah jurusan/program studi yang dibutuhkan pada penerimaan calon Pa PK TNI tahun 2009:

Pria:
1. Kedokteran : Umum, Gigi.
2. Kesehatan : Kesehatan Masyarakat, Gizi, Anestesi, Radiologi/Penata Rontgent, Perawat, Analis Medis.
3. MIPA: Farmasi/Apoteker, Kimia/Kimia Murni, Biologi.
4. Ilmu Komputer: Teknik Komputer, Teknik Informatika.
5. Ilmu Kelautan: Kartografi, Oceanografi, Nautika, Pelaut, Ahli Bangunan Kapal.
6. Teknik: Mesin, Elektro/Arus kuat, Elektro/Arus Lemah, Sipil, Arsitektur, Geodesi, Geologi, Geografi, Kimia, Mesin Kapal, Industri, Metalurgi, Tekstil, Kulit, Aeronautika/Mesin, Aeronautika/Avionik, Meteorologi & Geofisika, Bangun Kapal, Perminyakan.
7. Sastra: Inggris, Belanda, Sejarah.
8. Fisip/Sospol: Adm Negara, Jurnalistik, Perpustakaan, Ilmu Komunikasi.
9. Psikologi: Psikologi/Psikolog.
10. Hukum: Ilmu Hukum.
11. Ekonomi: Akuntansi, Manajemen.
12. Pendidikan: Dik Orkes, Dikdaktik/Kurikulum.
13. Agama: Dakwah, Theologi Protestan, Theologi Katholik, Hindu.
14. Lain2: Musik, Sandi Negara, PLLU/ACT, Perhotelan.

Wanita:
1. Kedokteran: Umum, Gigi.
2. Kesehatan: Anestesi, Perawat.
3. MIPA: Apoteker/Farmasi.
4. Ilmu Komputer: Teknik Komputer.
5. Sastra: Inggris, Indonesia.
6. Fisip/Sospol: Adm negara, Ilmu komunikasi.
7. Psikologi: Psikologi/Psikolog.
8. Hukum: Ilmu Hukum.
9. Ekonomi: Akuntansi, Manajemen.

Bagi yang belum jelas dapat ditanyakan kembali di tempat pendaftaran, terimakasih.

Rabu, Agustus 19, 2009

Penerimaan Calon Pa PK TNI Dari Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2009

Pendaftaran calon Perwira Prajurit Karier TNI dari lulusan Perguruan Tinggi tahun 2009 akan dimulai pada tanggal 1 s/d 30 September 2009 dengan persyaratan sebagai berikut:
a. WNI, bertaqwa kepada Tuhan YME, setia dan taat kepada UUD 1945, serta bukan prajurit TNI, anggota Polri maupun PNS.
b. Berijazah profesi/Sarjana (S1) atau Diploma (D3) dengan jurusan yang dibutuhkan dapat dilihat/ditanyakan di tempat pendaftaran.
c. Usia pada saat masuk pendidikan tgl 2 Januari 2010 tidak lebih dari 32 th untuk yg berijazah Dokter, Apoteker dan Psikologi. 27 th bagi yang berijazah Sarjana (S1) lainnya dan Diploma (D3) Anestesi, serta 25 th bagi yang berijazah Diploma (D3) lainnya.
d. Ketentuan IPK minimal sebagai berikut: 2,40 untuk Profesi Dokter Umum, Apoteker dan Psikologi; 2,80 untuk S1; 2,70 untuk D3. Dengan kesetaraan IPK bagi PT Swasta diatur sebagai berikut: IPK dari PTN setara dengan IPK dari PTS dengan akreditasi "A"; "B"+0,20; atau "C"+0,40.
e. Para calon yg berasal dari PTS harus sudah lulus Ujian Negara.
f. Berstatus belum nikah dan sanggup tidak nikah selama mengikuti pendidikan pertama, kecuali yang berprofesi dokter diperbolehkan sudah nikah namun belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama dalam pendidikan pertama.
g. Berkelakuan baik dan tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, disertai surat keterangan dari kepolisian setempat.
h. Sehat jasmani dan rohani.
i. Tinggi badan tidak kurang dari 163 cm bagi pria dan 155 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang.
j. Bersedia melaksanakan ikatan dinas pertama selama 10 tahun terhitung muali saat dilantik menjadi perwira TNI, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
k. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan dan sanggup diberhentikan dengan hormat bila lulus seleksi dan masuk pendidikan pertama TNI.
l. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

Untuk tempat pendaftaran di Ajendam/rem setempat, Lanal maupun Lanud terdekat. Khusus wilayah Malang dan sekitarnya dapat mendaftar di Lanud Abdulrachman Saleh Malang tepatnya di Dinas Personel Lanud Abd. Saleh Malang (0341-401102), dengan membawa fotokopi Ijazah terakhir beserta daftar nilai IPK, fotokopi Akte Kelahiran, Surat keterangan aktreditasi PTS ybs, dan pasfoto hitam-putih ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar. Untuk informasi lebih lanjut dapat ditanyakan di tempat pendaftaran pada saat mendaftar.

Sabtu, Juni 13, 2009

TNI AU Berduka Kembali Menjelang Hari Bakti

TNI Angkatan Udara sekali lagi berduka, hanya dalam kurun waktu tiga bulan terjadi empat kecelakaan pesawat yang merenggut korban jiwa tidak hanya prajurit-prajurit terbaik TNI AU namun juga keluarga mereka, ironisnya hal ini terjadi menjelang peringatan Hari Bakti TNI AU yang diperingati setiap tanggal 29 Juli, dan ini kerap terjadi. Masih segar dalam ingatan kita kecelakaan pesawat Cassa 212 di Bogor setahun yang lalu, atau lebih jauh kebelakang pada kecelakaan pesawat C130 Hercules di Condet di tahun 90-an, yang terjadi dalam medio yang sama. Tidak ada mitos, takhyul atau lainnya yang berbau mistis yang harus kita (warga TNI AU terutama) percayai dengan hal ini, kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan menimpa siapa saja, namun mungkin yang harus kita renungi dengan kejadian ini adalah bahwa kejadian ini adalah peringatan bagi kita untuk selalu mawas diri dan memaknai dengan sebenar-benarnya apa sesungguhnya hari bakti itu bagi TNI AU, yang harus diperingati dengan bersahaja, jiwa bergetar penuh haru dan kebanggaan akan bakti dan pengabdian yang telah diberikan para pahlawan TNI AU di masa lalu, dan merefleksikannya pada diri kita saat ini "apakah sudah cukup berbakti kita (dalam arti yang sebenarnya) dengan tulus ikhlas bagi TNI AU dan Bangsa hingga saat ini?", mungkin inilah yang masih kurang tertanam dalam diri kita dan terwujudkan dalam bakti kita yang sebenarnya sehingga kejadian ini terus berulang dan "TNI AU Berduka Kembali Menjelang Hari bakti".